Daftar Obat untuk Penderita Insomnia

By | November 2, 2019

solusi-susah-tidur

Jika Anda tengah mengalami gangguan tidur atau insomnia, pastinya akan memerlukan obat. Berikut mengenai jenis obat insomnia di apotek yang dapat Anda jadikan referensi.

Mengatasi insomnia tentu dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengubah kebiasaan, memilih makanan yang dapat mengatasi insomnia, mengonsumsi obat tradisional bahkan memilih obat lain yang sesuai misalnya dengan mengonsumsi madu deep sleep.

Apabila Anda adalah salah satu sekian banyaknya orang yang mengalami gangguan insomnia tersebut, maka tidak ada salahnya untuk menyimak penjelasan mengenai beberapa jenis obat insomnia di apotek berikut ini.

Jenis Obat Insomnia di Apotek

Meski mengandung beberapa efek samping, daftar obat insomnia  di apotek berikut ini dapat Anda jadikan solusi untuk mengatasi gangguan tidur tersebut. Untuk itu, sebelum Anda memilih jenis obat berikut, ada baiknya untuk melakukan konsultasi pada dokter.

1.      Estazolam

Jenis obat yang pertama adalah estazolam. Obat tersebut sering digunakan untuk mengatasi insomnia pada orang dewasa. Memiliki bentuk tablet, obat tersebut dianjurkan untuk diminum sebanyak 1-2 miligram per hari.

2.      Mirtazapine

Obat anti depresan dengan dosis yang rendah adalah mirtazapine. Anda dapat mengonsumsi obat tersebut untuk memberikan efek tenang meningkatkan suasana hati.

Jika mood Anda baik, maka akan berpengaruh pada kualitas dan kuantitas tidur. Adapun dosis yang dianjurkan yakni sebanyak 15-45 mg per hari.

3.      Eszopiclone

Termasuk ke dalam golongan sedative hypnotic, obat tersebut sering digunakan untuk menangani masalah insomnia pada orang dewasa. Memiliki bentuk tablet, obat tersebut tersedia dalam beberapa dosis yakni 1 mg, 2 mg, dan 3 mg.

Untuk usia dewasa yakni > 18 tahun, Anda diharuskan untuk mengonsumsinya dengan dosis 3 mg sebelum tidur agar Anda terhindar dari gangguan tidur atau insomnia.

4.      Temazopam

Selain diresepkan sebagai obat untuk mengatasi insomnia, jenis obat tersebut nyatanya juga digunakan sebagai obat penenang sebelum melakukan operasi.

Temazopam memiliki bentuk kapsul dengan jangka waktu penggunaan pendek. Obat tersebut memiliki dosis penggunaan yang berbeda tergantung kebutuhan, apakah untuk mengatasi insomnia atau obat penenang sebelum operasi.

5.      Zolpidem

Obat tablet untuk mengatasi insomnia lainnya adalah zolpidem. Jenis obat insomnia di apotek ini memiliki beberapa merek dagang yang kesemuanya memiliki dosis penggunaan yang berbeda.

Salah satunya adalah jenis extenden release yang menganjurkan penggunaan dosisnya sebesar 6,25-12,5 mg per hari.

Setelah mengetahui jenis obat insomnia di apotek tersebut, ada baiknya Anda perlu mempertimbangkan efek samping yang kemungkinan timbul di kemudian hari.

Pastikan pula untuk berkonsultasi pada dokter sebelum menentukan pilihan jenis obat tersebut. Semoga bermanfaat.