Jenis Konten Agar Blog Mampu Menarik Minat Pembaca

By | March 20, 2020

Jenis Konten Agar Blog Mampu Menarik Minat Pembaca

Ada banyak tipe konten yang bisa Anda pilih untuk mengisi blog atau bahkan channel Anda di dunia maya untuk mendapatkan uang secara online.

Tentu setiap tipe konten ini memiliki keunggulan tersendiri dan berkaitan dengan kesenangan dan isi dari niche yang Anda pilih.

Berikut ini 4 tipe konten yang bisa Anda jadikan referensi untuk membuat konten baru dengan niche yang telah Anda tentukan sebelumnya.

  1. List Post

Ada sebuah informasi besar yang yang ingin diberikan oleh seseorang dalam konten blognya dan itu berisi beberapa poin penting.

Ketika Anda menyusun poin-poin itu menjadi sebuah daftar yang cukup terang untuk dilihat pertama kali, tentu semua orang tertarik untuk membaca setiap definisinya.

Membuat konten bertipe List Post ini adalah cara yang sangat ampuh untuk menerapkan konsep “Trojan Horse” ke dalam pikiran calon pembaca.

Anda bisa menarik perhatian dengan judul yang manis, dan berikan penjelasan berbobot di dalamnya. Dengan cara ini sangat memungkinkan orang-orang untuk membagikannya ke media sosial mereka.

List post memiliki dua keunggulan, yaitu isi yang berbobot serta terstruktur, dan juga berpotensi viral.

Post berbobot berisikan beberapa daftar urutan, seperti “10 Media Sosial Yang Redup di Tahun ini” dan daftar lainnya yang membuat orang penasaran dengan setiap poinnya.

Jika Anda ingin konten yang dibuat viral, pastikan isinya juga berbobot untuk semua orang. Menggunakan konsep berpikir Trojan Horse secara sederhananya adalah menarik perhatian calon pembaca dengan judul yang menyentil, lalu berikan informasi berbobot di dalamnya dan Anda tak perlu membuat banyak daftar poin untuk terlihat berisi.

  1. Resource and Links

Secara garis besar, konten yang berisi Resource and Links ini hampir sama dengan List Post. Tapi daftar yang disajikan hanya berisi sedikit pemikiran dari tulisan Anda.

Sisanya adalah Anda sedang memaparkan konten lain melalui sumbernya langsung. Cara ini cukup efektif untuk membagikan pengalaman Anda dengan beberapa sumber yang mungkin bisa bermanfaat untuk para pembaca.

Misalnya beberapa bulan ini Anda sedang tekun belajar bahasa asing dan mencari sumber referensi terpercaya. Akhirnya Anda menemukan beberapa sumber yang Anda anggak memberikan dampak yang cukup positif untuk perkembangan pembelajarannya.

Anda bisa membagikan sumber langsung agar semua orang bisa mempelajari dan mendapatkan pengalaman seperti yang Anda dapatkan saat ini.

Namun perlu dipahami, mungkin Anda tidak selalu harus membuat konten Resource and Links ini terus menerus karena Anda tidak sedang menjadi diri Anda sendiri.

Coba untuk membuat konten ini hanya beberapa kali dalam sebulan. Beberapa tips yang mungkin bisa membantu dalam membuat konten Resource and Links ini adalah, simpan semua situs-situs yang sering Anda buka sebulan belakangan ini dan saring menjadi daftar paling sering dikunjungi.

  1. Wake Up Call

Yang dimaksud dengan Wake Up Calss konten adalah konten yang berisi tentang berbagai kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak orang pada niche tertentu dan Anda datang dengan segala solusinya.

Tentu Anda tidak harus menjadi seorang ahli untuk membuat solusi dari berbagai masalah yang dihadapi oleh pembaca Anda, cukup cari referensi yang tepat dan sajikan dengan cara Anda.

Misalkan saja Anda membuat konten “7 kesalahan blogger pemula dalam membuat Konten”, Atau “Kesalahan meningkatkan followers Instagram dengan aplikasi Bot”.

Konten seperti akan membuat orang-orang terpanggil dan membenahi kesalahan yang ternyata selama ini mereka lakukan.

Dalam mengemas kontennya, usahakan untuk membuat diri Anda terlibat dalam kesalahan tersebut sehingga tidak terlalu berkesan menggurui.

Dengan cara ini Anda berada di garis aman dan para pembaca akan mencoba melihat ke diri mereka sendiri apakah melakukan kesalahan yang sama atau sudah berada di garis yang tepat.

Pikirkan tentang beberapa konten yang mungkin relevan dengan para pembaca Anda seperti, cara mereka mengajukan lamaran kerja, pola kebersihan tubuh, atau hal-hal yang berhubungan dengan produktifitas.

Pastikan Anda memberikan saran agar melakukan sesuatu yang lebih baik dan merubah kesalahan mereka ke arahan yang benar.

Omong kosong dan tak ada bantuan yang didapatkan dari konten Anda sepertinya bukanlah postingan yang bermanfaat.

  1. Checklists

Setiap orang yang ingin mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dari membaca blog atau postingan di internet. Tentu tugas Anda adalah mengakomodasi keingintahuan mereka dan mendapatkan sesuatu yang berarti.

Konten bertipe Checklists berisikan beberapa cara yang akan membuka wawasan para pembaca atau penonton Anda untuk melakukan sesuatu yang benar dan mendapatkan hasil yang selama ini mereka idam-idamkan.

Jadi tugas Anda adalah membuat langkah-langkah sederhana bagaimana beralih dari titik A ke titik B yang lebih baik.

Sebagai contoh konten yang bisa Anda buat untuk konten bertipe Checklists ini adalah “16 Cara untuk membuat profil Pinterest yang menarik”, “Bagaimana membuat sirup sendiri di rumah”, dan lainnya.

Ini adalah cara singkat untuk mendapatkan ide-ide segar yang selama ini tidak pernah mereka pikirkan. Jika Anda mampu menunjukkan caranya dengan baik dan para pembaca Anda mampu mempraktekkannya secara langsung dan berhasil, maka Anda sudah membuat konten yang viral dan menaikkan trafik di channel Anda.